Sekilas nemu koran bulan februari 2006, iseng buka² & ada artikel menarik. Lumayan juga untuk introspeksi diri.
Hal² yg meracuni diri untuk mendapatkan kebahagiaan :
SIKAP MENGHINDAR. Berusaha lari dari kenyataan, melepas tanggung jawab. Hidup tak pernah lepas dr masalah yg datang (bukan mencari masalah-red), hadapi masalah tersebut. Cepat atau lambat, menyimpan atau menghindarinya justru akan memperberat kita menghadapinya. Dia akan menghantui hingga benar² terselesaikan. Berhentilah menipu diri & jgn terlalu serius menghadapi masalah (berpikir proporsional-red).
KETAKUTAN. Tidak yakin pada diri sendiri, tegang, cemas. Keberanian merupakan antibodi utk racun ini. Keberanian merupakan proses re-edukasi & jgn segan untuk bertanya atau meminta bantuan jika menghadapi permasalahan yg dirasa terlalu membebani diri.
EGOISTIK. Nyinyir, materialistis, lebih suka menerima daripada memberi, agresif. Berusahalah bersikap sosial. Orang yg tdk pernah mengharapkan apapun dari org lain adalah org yg tdk pernah merasa dikecewakan.
STAGNASI. Berhenti di satu fase shg merasa jenuh & bosan. Bs jd rasa nyaman pada satu kondisi yg menyenangkan/stabil (mudah merasa puas dgn yg telah diraih/dimiliki) merupakan gejala awal dari semuanya. Teruslah tumbuh dengan membangun ambisi ke depan untuk menawarkan racun tersebut.
RASA RENDAH DIRI. Kehilangan rasa percaya diri & merasa tdk memiliki kemampuan utk bersaing. Bangun keyakinan diri karena tidak ada kemenangan jika sebelum berperang sudah merasa kalah. Beranilah untuk mencoba karena tidak ada yg tdk mungkin, yg ada hanyalah bisa atau tidak bisa.
NARSISTIK. Kompleks superioritas, kebanggaan diri palsu. Bersikaplah rendah hati (bukan rendah diri-red) untuk mengatasinya.
MENGASIHANI DIRI. Kebiasaan menarik perhatian, suasana hati terlalu dominan, murung, menghujam diri & merasa diri orang termalang di dunia. Sublimasi adalah antibodinya. Jgn membiarkan diri menjadi neurotik, lupakan masalah diri & hindari perilaku sentimental. Mengasihani diri sama dengan dholim pada diri sendiri.
SIKAP BERMALAS². Apatis, jenuh berlanjut, melamun, merasa kesepian & tdk produktif. Beraktifitaslah dan berusaha mengikuti jadwal yg kita susun. Hindari kecenderungan utk membuat keberadaan diri tdk berarti & mengeluh tanpa henti.
TIDAK TOLERAN. Pikiran Picik, antagonisme berlebihan, angkuh. Berusahalah membangun kontrol diri. Dunia diciptakan dengan banyak perbedaan & tdk ada satu makhluk pun yg dapat menyeragamkannya. Perbedaan pendapat atau prinsip adalah hal yg wajar & tdk ada hak kita memaksakan pendapat/prinsip kita pada orang lain meskipun itu sebuah hal yg baik sekalipun.
KEBENCIAN. Kejam, bengis, keinginan balas dendam. Hilangkan rasa benci dengna kasih. Belajarlah memaafkan karena menuruti dendam tidak akan ada akhirnya.